4 Feb 2026, Rab

Dana BOP PKBM Thariqul Hidayah Dirahasiakan, Tanya Penilik, Dinas dan Inspektorat Jadi Alasan?

Dana BOP PKBM Thariqul Hidayah Dirahasiakan, Tanya Penilik, Dinas dan Inspektorat Jadi Alasan?

PRIYANGAN.NEWS.COM- Samarang, Garut – Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bernama Thariqul Hidayah di Kampung Cimencek, Desa Cintaasih, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, menghadapi kendala keterbatasan ruang belajar. PKBM ini menampung warga belajar yakni 146, dan memiliki Tutor yang terdata 11 orang, namun hanya memiliki dua ruang kelas saja.

Hal tersebut di lontarkan salah seorang tutor saat di wawancara di ruang kelas, ” tutor yang terdata itu ada 11, nah kalo ruang ada dua, di sana diatas pa ada satu, dan di sini satu kalo untuk kegiatan belajar”, tandas nya, selasa (04-11-2025).

PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Thariqul Hidayah berdiri sejak tahun 2021, maka saat ini sudah berjalan sekitar 3 tahun sejak pendiriannya dan hingga milik warga belajar 146 dari berbagai daerah seperti, Kabupaten Bandung

” Yang trakhir itu memiliki warga belajar 146 pa, kalo produktip itu hampir produktip nah itu bisa di lihat dari aplikasi nya ya dari 146 itu yang produktip nya paling 89 lah “, tandas nya.

Ironisnya, pihak sekolah terkesan menutup nutupi dan enggan memberikan informasi terkait sumber dana yang diterima seperti Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). “Kalau dana BOP silahkan saja tanya langsung ke penilik biar lebih jelas, kan besaran sudah realisasi anggaran pertahun,” ujar tutor

Keterbukaan informasi terkait sumber dana dan pengelolaan anggaran sangat penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan non formal seperti PKBM ini, namun pihak PKBM melimpah kan langsung agar menanyakan ke Dinas pendidikan karena media dianggap tidak punya kewenangan.

” Ada kewenangan bapa tidak menanyakan hal ini, biasa nya kan Disdik, Inspektorat paling biasa kalo yang suka datang kesini itu silaturahmi perkawais pembelajaran”, ucap nya.

Hingga berita ini ditayang kang, awak media Priyangannews.com belum melakukan upaya untuk melakukan wawancara kepada penilik, Kecamatan Samarang Kabupaten Garut.

(Roni Santosa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *